Selebrasi Kontoversial dari Marinus Wanewar memicu Kemarahan warga Kamboja

Phnom Penh - Marinus Wanewar, Penyerang dari Timnas Indonesia U-22, melakukan selebrasi kontroiversial di Piala AFF 2019 baru-baru ini dengan mengacungkan jempol ke bawah setelah pertandingan melawan Kamboja berakhir, Jumat (22/2/2019). Aksi dari Marinus Wanewar itu membuat suporter tuan rumah merasa geram.

Sejak awal Marinus Wanewar dalam pertandingan mendapatkan pengawalan ketat dari para pemain Kamboja U-22. Tidak jarang Marinus sering mendapatkan duel fisik di lini pertahanan.

Situasi selama pertandingan ini lah yang membuat Marinus merasa kesal sehingga diluapkan ketika mencetak gol kedua pada menit ke-83. Pemain yang masih berusia 21 tahun itu melakukan selebrasi dengan berjoget ke arah bench para pemain Kamboja.


Tak cukup sampai disitu, Marinus kembali melakukan tindakan yang tidak sportif ketika wasit asal Filipina Steve Supresencia meniup peluit panjang. Sembari membuka baju, Marinus menolak untuk berjabat tangan dengan para pemain Kamboja dan memberikan gestur jempol ke bawah.


Tindakannya yang tidak sportif itu lantas mengundang kemarahan dari para suporter Kamboja U-22. Saat ini, gambar seputar aksi Marinus beredar luas di dunia maya dan mengundang banyak komentar yang sebagian besar mengecam tindakan tersebut.

Beberapa reaksi kemarahan dari para suporter Kamboja dituangkan di akun Facebook resmi Federasi Sepak Bola Kamboja.

“Tolonglah hormati sesama bangsa. Segera panggil pemain ini (Marinus) untuk menjelaskan apa maksudnya melakukan (tindakan) seperti itu,” kata seorang suporter asal Kamboja bernama Kethly Kakada.

Sementara itu, seorang suporter bernama Sophea Houth Pa Emma menuntut Marinus untuk segera meminta maaf pada masyarakat Kamboja. Menurut dia, apa yang telah dilakukan Marinus Wanewar sangat menyakiti  perasaan publik Kamboja.

Menuntut Minta Maaf
Padahal, Indonesia sejatinya memiliki hubungan yang baik dengan negara Kamboja. Presiden Republik Indonesia yang pertama, Soekarno, adalah sahabat dari Raja Kamboja Norodom Sihanouk

“Minta Federasi sepakbola (Kamboja) untuk mengirimkan surat kepada Federasi Indonesia agar pemain ini meminta maaf. Gestur seperti itu sangat menyakiti hati dan perasaan suporter dan masyarakat Kamboja, (tindakan seperti itu) tidak bisa diterima,” tegas Sophea Houth, juga di laman Facebook Federasi Sepakbola Kamboja itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi seputar aksinya tersebut Marinus memberikan jawaban bahwa dia mempunyai alasan khusus. Menurutnya aksi yang dilakukannya itu karena kesal dengan para pemain Kamboja yang selalu saja memancing emosinya.

“Itu saya lakukan supaya pemain di bench Kamboja bersikap tenang saja. Pemain Kamboja mencoba memancing emosi saya tadi,” ungkap Marinus.

Apa yang telah dilakukan Marinus ini berpeluang menerima sanksi dari AFF atau AFC. Namun, hingga waktu ini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara terkait gestur tidak terpuji yang telah dilakukan Marinus.

Sumber dari Bola.com

0 Response to "Selebrasi Kontoversial dari Marinus Wanewar memicu Kemarahan warga Kamboja"

Post a Comment