Hubungan Icardi dan rekan setimnya benar-benar Hancur

Bolakita.id Perang Saudara sedang terjadi di Tim Inter Milan. Hubungan antara mantan kapten Tim, Mauro Icardi, dan rekan setimnya benar-benar terputus.

Situasi antara Mauro Icardi dan sebagian besar ruang ganti Inter Milan masih bernuansa "dingin." Disisi lain, Corriere della Sera mengulas gol kedua Inter melawan Fiorentina dimana Matteo Politano mendapatkan gol dan merayakan seperti Icardi dengan meletakkan tangan di telinganya. Kemudian Ivan Perisic, mendekatinya dan menarik lengan Politano ke bawah. Gestur dari Perisic tersebut memperlihatkan ketidaksukaannya pada selebrasi yang dilakukan oleh Politano. Seperti diketahui, mantan pemain Sassuolo itu dekat dengan Mauro Icardi seperti halnya pemain lain seperti Lautaro Martinez, Vecino dan Borja Valero.


Lalu ada kubu yang berlawanan atau yang tidak menyukai Icardi: Perisic, Brozovic, dan Handanovic. Ditambah lagi dengan apa yang dilakukan oleh Brozovic di media sosial yang menyukai beberapa postingan  mengenai pemberian ban kapten kepada Handanovic. Hal ini merepresentasi tentang bagaimana hal-hal di antara mereka benar-benar hancur.

Menurut Corsera, Politano dan Perisic, membereskan hal-hal (mengenai selebrasi gaya Icardi) pada perjalanan pulang dengan menggunakan kereta api dari Florence ke Milan. Sementara itu Giuseppe Marotta menegaskan bahwa Mauro Icardi tidak akan mendapatkan kembali ban kapten: pilihan sudah dibuat, Inter tidak akan pernah mengembalikannya kepadanya.

Pemecatan Mauro Icardi sebagai Kapten diberlakukan demi kebaikan tim akibat dari pernyataan Wanda yang selalu menyerang klub. Pencopotan ban kapten juga imbaz dari izin Mauro Icardi yang pergi ke ke Madrid untuk menyaksikan pertandingan Boca-River dan ulah Icardi yang kembali terlambat dari liburan natal. Akibatnya dia harus menanggung denda € 100K, tapi dikabarkan denda tersebut tidak dibayar oleh Icardi. Ini hanya beberapa hal yang menjauhkan Icardi dari Tim.

Dalam beberapa hari terakhir, Matias Vecino mencoba berunding dengan mantan kapten. Pemain Uruguay itu menelepon Icardi, menjelaskan bahwa tim masih menganggapnya penting dan siap menyambutnya kembali dengan tangan terbuka: hanya cukup klarifikasi dari sang striker. Namun Icardi tidak mendengarkannya saran dari teman setimnya itu dan memutuskan untuk tidak mengambil langkah apa pun untuk memperbaiki hubungan.

Sumber dari: CdS

0 Response to "Hubungan Icardi dan rekan setimnya benar-benar Hancur"

Post a Comment